Home / Pemerintah

Sabtu, 30 Desember 2023 - 08:23 WIB

Pelayanan Kesehatan Tradisional Dukung Mudik Natal dan Tahun Baru

Utama

Foto. Pelayanan Kesehatan Tradisional Dukung Mudik Natal dan Tahun Baru

Mojokerto . Indexberita.com Pelayanan kesehatan tradisional akan menjadi salah satu layanan yang disediakan di pos-pos kesehatan yang disiapkan untuk mendukung mudik Natal dan Tahun Baru 2024. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten dr Ulum Rokhmat Rokhmawan.

“Pelayanan kesehatan tradisional ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya para pemudik,” kata dr Ulum.

Menurut dr Ulum, pelayanan kesehatan tradisional dapat dimanfaatkan untuk mencegah dan mengatasi berbagai gangguan kesehatan yang sering dialami para pemudik, seperti kelelahan, pegal linu, mual dan muntah, diare, dan sakit kepala.

READ  DPRD Mojokerto Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023 dan RPJPD 2025-2045

“Pelayanan kesehatan tradisional ini juga dapat menjadi alternatif pengobatan yang aman dan terjangkau,” imbuhnya.

Pelayanan kesehatan tradisional yang akan disediakan di pos-pos kesehatan meliputi akupunktur, akupresur, pijat tradisional, dan penyediaan ramuan herbal.

“Pelayanan ini akan diberikan oleh tenaga kesehatan tradisional yang kompeten,” kata dr Ulum.

Selain pelayanan kesehatan tradisional, pos-pos kesehatan yang disiapkan untuk mudik Natal dan Tahun Baru 2024 juga akan menyediakan layanan kesehatan lainnya, seperti pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan pemberian vaksinasi.

“Kami berharap, dengan adanya pos-pos kesehatan ini, para pemudik dapat mudik dengan sehat dan selamat,” kata dr Ulum.

READ  Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Semangat Bangun Daerah

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, 44,30% masyarakat Indonesia menggunakan pelayanan kesehatan tradisional.
Pelayanan kesehatan tradisional umumnya digunakan sebagai pelengkap pelayanan kesehatan konvensional.

“Peluang pengembangan pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia sangat tinggi,” ujarnya.

Pelayanan kesehatan tradisional merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya para pemudik. Pelayanan ini dapat menjadi alternatif pengobatan yang aman dan terjangkau, serta dapat membantu mencegah dan mengatasi berbagai gangguan kesehatan yang sering dialami para pemudik.

Terkait pelaksanaan pelayanan kesehatan tradisional dalam medukung kegiatan mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru 2024 dapat dilakukan di Pos atau Posko Kesehatan yang berada di Terminal, Stasiun, Bandara, Pelabuhan, Rest Area, Tempat Wisata dan lain sebagainya. Adapaun arahan dari Kementerian Kesehatan bahwa setiap kegiatan dalam mendukung mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru 2024 akan ada sistem pencatatan dan pelaporan melalui sebuah tautan halaman yang dimasukkan secara daring.

READ  4,9 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkot Mojokerto dan Bea Cukai Sidoarjo Komit Berantas Peredaran Rokok Tanpa Cukai

“Diharapkan, Kabupaten/ Kota yang telah membuka layanan kesehatan tradisional di Pos atau Posko Kesehatan dapat menjadi model pengembangan bagi daerah lainnya, yang nantinya mampu menarik minat masyarakat untuk lebih memanfaatkan lagi pelayanan kesehatan tradisional yang aman dan bermanfaat,” tandasnya.(IB)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

SEMUA PEGAWAI WAJIB HADIR, KALAPAS MOJOKERTO TEKANKAN SIAGA 1 PENGAMANAN HARI RAYA IDUL ADHA 1446 H

Pemerintah

DPRD Kabupaten Mojokerto Terima Audiensi LSM, Ketua Dewan Tegaskan Proses Pemindahan Ibu Kota Ikuti Mekanisme

Pemerintah

Resmikan Puskesmas ke 31, Bupati Sidoarjo Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Masyarakat

Pemerintah

Bupati Gus Muhdlor Dorong Seni Bonsai Jadi Ekonomi Kreatif Unggulan

Pemerintah

Tinjau TPS Tematik di Kota Mojokerto, Plh. Gubernur Jatim Adhy Karyono: Kami Turut Berbangga, Kreatifitasnya Patut Dicontoh

Pemerintah

Selasa Sehat: Membangun Generasi Unggul melalui Perhatian Kesehatan dan Kasih Sayang

Pemerintah

Ning Ita Dorong Peningkatan Kualitas SDM Lewat Sosialisasi Menu B2SA

Pemerintah

Pasca Tewasnya Teknisi Asal China, Pemkab Mojokerto Soroti Pengawasan TKA dan Sistem K3 Perusahaan
?>