Home / Pemerintah

Minggu, 20 April 2025 - 15:46 WIB

Pemkab Mojokerto Tanggapi Pandangan Umum Fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna

Mojokerto .Indexberita.com Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyampaikan tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Graha Whicesa, Senin (28/4/2025). Agenda utama rapat tersebut meliputi pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mojokerto tahun anggaran 2024.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuhro, dan dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Oktavian, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forkopimda.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Rizal Oktavian yang mewakili Bupati Mojokerto KH. Muhammad Al Barra, menyampaikan bahwa revisi terhadap Perda Nomor 9 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mojokerto kini tidak lagi dilakukan melalui perubahan, melainkan pencabutan dan penetapan aturan baru.

READ  SARAPAN PECEL BERSAMA KALAPAS, MOMEN KEBERSAMAAN IDUL ADHA DI LAPAS MOJOKERTO

“Merujuk pada surat Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN tertanggal 31 Januari 2025, revisi RTRW tidak lagi dilakukan melalui perubahan, melainkan pencabutan perda lama dan penetapan perda baru. Oleh karena itu, nomenklatur Raperda disesuaikan menjadi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mojokerto Tahun 2025–2045,” terang Rizal Oktavian.

Perbaikan Tata Kelola Barang Daerah

Pada tanggapan terhadap Raperda kedua, yakni revisi atas Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperbaiki pencatatan dan pelaporan barang hasil pengadaan.

READ  Bupati Sidoarjo Dampingi Gubernur Jatim Gelar Pasar Murah di Krian untuk Perluas Jangkauan Masyarakat Beli Sembako

“Langkah-langkah strategis akan dilakukan seperti rekonsiliasi data barang secara berkala tiap semester antara pengurus barang dan pihak keuangan. Jika ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi dengan kontrak, maka akan dilakukan inventarisasi ulang,” tegasnya.

Tantangan Pemerataan Pendapatan dalam LKPJ 2024

Dalam laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Mojokerto tahun anggaran 2024, Wakil Bupati juga menyoroti permasalahan ketimpangan pendapatan. Indeks ketimpangan pendapatan Kabupaten Mojokerto tercatat sebesar 0,337, angka ini meski melampaui target 0,312, namun tetap menunjukkan bahwa tantangan dalam mewujudkan pemerataan masih cukup besar.

READ  Tindak Lanjuti Instruksi Dirjenpas, Lapas Mojokerto Gandeng Pamobvit Jaga Keamanan

“Capaian ini menunjukkan bahwa distribusi pendapatan masih belum merata, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun jika dibandingkan dengan tahun 2023, pemerataan pada tahun 2024 cenderung mengalami peningkatan,” ujar Rizal.

Pemkab dan DPRD Sepakati Koordinasi Lanjutan

Di akhir penyampaiannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif. Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama DPRD berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi guna menyempurnakan pembahasan Raperda sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.

“Sinergi antara eksekutif dan legislatif akan menjadi kunci agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Mojokerto,” pungkasnya.(Syim/

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah

873 KK Terdampak Banjir, Bupati Albarraa Salurkan Bantuan dan Perkuat Mitigasi

Pemerintah

Mewujudkan Sekolah Ramah Anak, SLB ACD Pertiwi Kota Mojokerto Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying

Pemerintah

RPJMD 2025–2029 hingga Pertanggungjawaban APBD 2024 Dibahas di Paripurna DPRD Mojokerto

Pemerintah

BUKTI NYATA DUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN, LAPAS MOJOKERTO LAKUKAN PANEN LELE

Pemerintah

Panen Puluhan Kilo Terong, Lapas Mojokerto Tunjukkan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintah

Tanggapi Keluhan Puskesmas, DPRD Kabupaten Mojokerto Adakan Hearing

Pemerintah

Tingkatkan Keamanan dan Pengawasan, Lapas Mojokerto Lakukan Perbaikan CCTV di Area Bimbingan Kerja

Pemerintah

146 Desa di Kabupaten Mojokerto Terima Bantuan Keuangan Rp.63,5 Miliar
?>