Home / KESEHATAN

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:26 WIB

Gencarkan Edukasi Gizi, dr. Ulum Rokhmat Dorong Optimalisasi Peran Posyandu

Mojokerto .Indexberita.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, dr. Ulum Rokhmat, M.H., M.Kes., menghadiri kegiatan GERCEP (Gerakan Percepatan Penurunan Stunting) dalam program “Gerakan Bersama Masyarakat di Posyandu Integrasi Terpadu (GEMA PITU)” yang digelar di Balai Desa Pucuk, Kecamatan Dawarblandong, Selasa (3/6/2025) pagi.

Kegiatan ini diisi dengan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil, ibu balita, lansia, serta para kader Posyandu. Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, dr. Amelia Fitri Oktavian, Sp.A, yang juga seorang dokter spesialis anak, menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi ibu hamil dan anak untuk mencegah stunting.

Dalam penyuluhannya, dr. Amelia menegaskan bahwa ibu hamil tidak boleh mengalami kekurangan gizi, yang salah satu indikatornya adalah ukuran LILA minimal 23,5 cm. Setelah melahirkan, bayi wajib diberikan ASI eksklusif selama enam bulan, kemudian diberikan MP-ASI dengan gizi seimbang tinggi protein. Ia menekankan pentingnya konsumsi protein hewani seperti telur yang mudah didapatkan dan kandungan nutrisinya tinggi. Setelah usia satu tahun, anak dapat diberikan makanan seperti orang dewasa dengan menu gizi seimbang.

READ  Senam Bersama dan JUM'AT BANGKIT di Kabupaten Mojokerto: Mendorong Gaya Hidup Sehat

Untuk kelompok lansia, juga disampaikan pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan rutin, seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat agar tetap produktif dan sehat.

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Dampaknya serius terhadap kecerdasan anak di masa depan, bisa lebih rendah hingga 20 persen dari standar. Masa keemasan perkembangan otak anak hanya sampai usia 5 tahun, jadi pemenuhan gizi sejak dalam kandungan sangat penting,” jelas dr. Amelia.

READ  Kurangi Angka Stunting Dan Wujudkan Lansia Mandiri, Bupati Mojokerto Gencarkan Program Sehati Dan Sejoli

Kepala Desa Pucuk menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto beserta rombongan. Ia memaparkan data kependudukan Desa Pucuk tahun 2025, yaitu 3.571 jiwa, dengan 12 ibu hamil, 7 di antaranya kategori risiko tinggi, 2 ibu hamil KEK, dan tidak ada kasus anemia. Terdapat 98 balita, dengan 2 kasus stunting dan 2 balita dengan gizi kurang. Untuk lansia, jumlahnya mencapai 295 orang, 63 di antaranya masuk kategori risiko tinggi.

Pada kesempatan ini juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) dengan total peserta 95 orang. Hasilnya mencatat 32 orang mengalami hipertensi, 14 orang diabetes melitus, 21 orang asam urat tinggi, dan 26 orang kolesterol tinggi. Desa Pucuk saat ini memiliki 5 Posyandu aktif dengan total 65 kader, dan tengah berproses menuju Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

READ  Dinas Kesehatan Mojokerto Gencarkan Program SUJU, Wakil Bupati Tekankan Pentingnya Cegah Stunting Sejak Dini

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain: Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Bidang Kesmas dan P2P serta staf, Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto, Kepala Puskesmas Dawarblandong beserta staf, Camat Dawarblandong dan Ketua TP PKK Kecamatan Dawarblandong, Kapolsek Dawarblandong, Danramil Dawarblandong, Kepala Desa Pucuk dan Ketua TP PKK Desa Pucuk, HIMPAUDI Kecamatan Dawarblandong, IGRA Kecamatan Dawarblandong, dan IGTKI Kecamatan Dawarblandong.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen mempercepat penurunan angka stunting melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait.(Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

TP PKK Mojokerto Gelar GEMA PITU di Desa Menanggal, Edukasi Pencegahan Stunting

KESEHATAN

Aksi Bergizi dan GERCEP Penurunan Stunting Digelar di SMPN 2 Mojoanyar, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Berikan Edukasi Gizi Remaja
Utama

KESEHATAN

SEHATI dan SEJOLI Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil, Balita, dan Lansia

KESEHATAN

Puskesmas SANTIKA Mojokerto Gelar Sabtu Sehat: Anak-Anak TK Terlibat Aktif dalam Pelayanan Kesehatan dan GERMAS”

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Masyarakat Terkait Stunting, AKI, dan AKB di Desa Claket

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Fokus Tangani Stunting dan Kesehatan Lansia dengan Program Sehati dan Sejoli

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Gencarkan Edukasi Stunting dan Kesehatan Lansia di Desa Lengkong

KESEHATAN

Bupati Ikfina Tinjau Langsung Vaksinasi Polio Di SDN Kupang 2
?>