Mojokerto – indexberita.comP emerintah Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka stunting melalui program unggulan GEMA PITU (Gerakan Bersama Masyarakat di Posyandu Integrasi Terpadu). Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, pada Selasa (10/6/2025) pagi.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini merupakan bagian dari implementasi program Catur Abhipraya Mubarok 2, yang digaungkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Mojokerto, dr. Amelia Fitri Oktavian Sp.A, yang turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ulum Rokhmat, Forkopimca Jatirejo, dan sejumlah pejabat lintas sektor lainnya.
Kepala Desa Bleberan, M. Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati beserta rombongan. Ia juga melaporkan kondisi demografis dan kesehatan warganya, antara lain jumlah penduduk sebanyak 4.945 jiwa, 8 posyandu aktif, 20 ibu hamil, dan 310 balita — dengan 1 kasus balita stunting dan 21 balita mengalami berat badan kurang.
“Kami terus berupaya agar cakupan layanan posyandu bisa maksimal, termasuk bagi lansia. Saat ini tercatat ada 296 lansia, dengan 85 di antaranya aktif mengikuti kegiatan posyandu,” terang Kades Bleberan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati dr. Amelia menekankan pentingnya asupan protein bagi ibu hamil dan balita. Ia menjelaskan bahwa kunci pencegahan stunting adalah kecukupan gizi sejak dalam kandungan hingga anak berusia 5 tahun.
“Bayi wajib mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan, dan setelahnya harus mendapatkan makanan tambahan bergizi tinggi protein. Ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi, ukuran LILA (Lingkar Lengan Atas) harus di atas 23,5 cm,” tegas dr. Amelia, yang juga merupakan dokter spesialis anak.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi lansia, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat agar tetap produktif dan sehat.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung posyandu oleh Wakil Bupati. Ia menyapa dan berinteraksi dengan ibu hamil, balita, dan lansia yang mengikuti posyandu dengan pendekatan 6 layanan standar SPM, meliputi bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Kegiatan berjalan tertib dan lancar, serta mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Bleberan.(Syim)