Mojokerto, Indexberita.com – Upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Mojokerto terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat. Salah satunya melalui program GERCEP (Gerakan Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting) yang dikemas dalam kegiatan SUJU (Minum Susu Bersama di Hari Jumat).
Kegiatan SUJU kali ini digelar di SMP Negeri 3 Kutorejo, Jumat (13/6/2025), pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto, dr. Amelia Fitri Oktavian, Sp.A, bersama rombongan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dinas Pendidikan, DP2KBP2, Camat Kutorejo, Forkopimca, Kepala KUA Jatirejo, Kepala Puskesmas Kutorejo dan Pesanggrahan beserta staf, Kepala Desa Gedangan, serta perwakilan dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU).
Kedatangan rombongan disambut antusias oleh para siswa dengan persembahan tarian dan yel-yel semangat, dilanjutkan dengan senam sehat Indonesia. Dalam sambutannya, Kepala SMPN 3 Kutorejo, Ibu Khusnul, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Wakil Bupati dan melaporkan kondisi sekolah, termasuk hasil skrining kesehatan siswa.
Data yang dilaporkan antara lain:
Jumlah siswa: 383 siswa:
Hasil skrining kesehatan jiwa: 13 siswa (kategori borderline dan abnormal)
Hasil pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG): dari 38 peserta, ditemukan 10 orang dengan kolesterol tinggi, 2 orang dengan asam urat tinggi, 2 orang dengan gula darah tinggi, serta 5 orang mengalami obesitas
Rematri (remaja putri): 163 anak, dengan anemia sedang 1 anak dan anemia ringan 9 anak
Wakil Bupati Mojokerto, dr. Amelia Fitri Oktavian, kemudian meninjau langsung lokasi pemeriksaan kesehatan dan menyampaikan edukasi penting terkait stunting. Ia menegaskan bahwa stunting adalah kondisi kekurangan gizi kronis yang berdampak serius pada tumbuh kembang anak, termasuk pada fungsi kognitif dan kecerdasan di masa depan.
“Stunting bukan hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan otak anak. Ini akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia ke depan,” tegas dr. Amelia.
Ia juga menjelaskan bahwa SUJU merupakan inovasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat di sekolah-sekolah, sebagai bentuk intervensi nyata untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Edukasi tambahan dalam kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Wakil Ketua ISNU Mojokerto, Bapak Miskanto, yang membahas pentingnya kesehatan jiwa remaja dan anak dalam upaya pembinaan generasi muda.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta disambut antusias oleh pihak sekolah maupun para siswa.(Syim)