Home / Daerah

Jumat, 17 Juli 2020 - 16:34 WIB

Ning Ita Targetkan 2 Minggu Kota Mojokerto Ada Progress Penurunan Status Zona

Foto.Ning Ita Targetkan 2 Minggu Kota Mojokerto Ada Progress Penurunan Status Zona

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, menargetkan Kota Mojokerto masuk dalam zona hijau dalam dua minggu. Hal ini, disampaikannya secara langsung kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, saat meninjau lokasi observasi di Rusunawa Cinde, Jumat (17/7/2020).

Kota Mojokerto saat ini, kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita, telah masuk peringkat ke enam di Jawa Timur yang dinyatakan sebagai daerah zona merah. Karena saat ini, zona merah di Jawa Timur tinggal menyisakan enam daerah. Yakni, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Bojonegoro, Kabupaten dan Kota Mojokerto.

READ  Kasiter Korem 082/CPYJ Melaksanakan Kegiatan Wasgiat Ke Kodim 0811/Tuban

“Segala upaya telah kami lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus, mulai dari rapid test massal dan door to door, penyemprotan disinfektan secara berkala, menyediakan tempat cuci tangan diarea publik, hingga memberikan ramuan herbal probiotik. Untuk itu, kami menargetkan dua Minggu Kota Mojokerto bisa masuk zona hijau,” tegas Ning Ita.

Wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini pun yakin, dapat menurunkan angka pasien terkonfirmasi  serta mampu meningkatkan angka kesembuhan pasien positif. Pasalnya, selama ini pasien terkonfirmasi positif di Kota Mojokerto banyak didominasi dari kasus konfirmasi tanpa gejala. Dimana, dari hasil rapid test yang menunjukkan reaktif, para pasien tersebut harus menjalani swab test sebanyak dua kali atau lebih.

READ  Masa Pandemi, Korem 082/CPYJ Gelar Doa Bersama

“Setelah adanya perubahan aturan dari Kementerian Kesehatan, kami yakin angka kesembuhan pasien terkonfirmasi akan meningkat dengan pesat. Karena selama ini, kasus konfirmasi tanpa gejala itu merupakan orang yang sehat secara klinis. Namun harus menjalani swab test sampai dua kali berturut-turut dengan hasil negatif, baru dinyatakan bersih dari Covid-19. Padahal, menunggu hasil dengan jarak pengulangan tes selanjutnya itu butuh waktu,” jelasnya.

Pada kunjungan Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, juga menyempatkan menyapa pasien di Rusunawa Cinde melalui video call untuk memberikan motivasi agar tidak menyerah dalam melawan Covid-19. Tidak hanya itu, ia juga memberikan semangat kepada petugas medis yang menjadi garda depan dalam menghadapi virus korona. “Tetap jaga kesehatan, mari kita lawan Covid bersama-sama” pesannya.

READ  Danrem 082/CPYJ Ikut Garjas Periodik

Sementara itu, dari data terbaru kasus Covid-19 di Kota Mojokerto tanggal 17 Juli 2020, untuk Orang Dalam Resiko (ODR) menjadi 6.093 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 802 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 165 orang. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 19 orang. Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah 10 orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi, bertambah menjadi 160 orang, 74 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 6 orang meninggal dan 22 masih dirawat. (Syim)

Share :

Baca Juga

Koramil 08/Dawarblandong Kebut Pengerjaan 28 Unit Rutilahu

Daerah

Koramil 08/Dawarblandong Kebut Pengerjaan 28 Unit Rutilahu

Daerah

Danrem 082/CPYJ : Jadilah prajurit yang di cintai rakyat.

Daerah

Peresmian Pasar Rakyat Kedungmaling dan Jembatan Jatidukuh Gondang Pacu Produktivitas dan Daya Saing UMKM

Daerah

Pemkab Mojokerto Gencar Vaksinasi Booster, Ini Capaiannya

Daerah

Puncak Peringatan HPN, Wali Kota Mojokerto Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021

Daerah

Pakumrem 082/CPYJ, Ikuti Rakornis Hukum TNI

Daerah

Forkopimda Jatim, Bagikan 25 Ribu Masker Pengunjung dan Pedagang di PGS
Danrem 082/CPYJ Mojokerto Bersholawat Bersama Masyarakat

Daerah

Danrem 082/CPYJ Mojokerto Bersholawat Bersama Masyarakat
?>