Home / Ekonomi

Rabu, 13 September 2023 - 08:01 WIB

Kali Ini, Program SEHATI Sasar Ibu Balita Desa Sekargadung

Utama

Foto. Kali Ini, Program SEHATI Sasar Ibu Balita Desa Sekargadung

Mojokerto – Program Selasa Sehat turunkan Stunting, AKB, dan AKI (SEHATI) terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Mojokerto. Kali ini, Pemkab Mojokerto menyasar ibu-ibu balita di Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging.

Salah satu program sebagai upaya menurunkan stunting tersebut, merupakan program yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Kali ini, pelaksanaan program SEHATI berlangsung di Pendapa Desa Sekargadung, pada Selasa, (12/9) pagi.

Pada pelaksanaan kali ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berkesempatan memberikan arahannya terhadap langkah-langkah dalam menurunkan stunting. Bupati Ikfina juga menyerahkan alat antropometri kepada kepala desa Sekargadung. Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto Sugeng Nuryadi, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Ninik, jajaran Forkopimca Pungging, dan Ketua TP PKK Desa Sekargadung juga turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan SEHATI.

READ  DPRD dan DPMPTSP Mojokerto Cari Solusi Hambatan Perizinan Usaha

Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengungkapkan, bahwa ibu hamil harus terpenuhi gizinya agar calon bayi yang ada didalam kandungan dapat terpenuhi gizinya pula. Ia juga menambahkan, dalam mengukur ibu hamil yang tercukupi gizinya, bisa dengan cara mengukur lingkar lengannya yang tidak boleh kurang dari 23,5 cm.

“Kalau ibunya kurang gizi, jadi anaknya dikasih gizi darimana, karena didalam kandungan anaknya tidak boleh kurang gizi. Jadi saling mengingatkan karena indikator seorang ibu tidak kurang gizi lengannya tidak kurang dari 23,5 cm,” ujarnya.

READ  Forkopimda Jatim Bagikan 20 Ribu Masker dan 5 Ribu Paket Sembako di Pasar Ikan Pabean

Selain itu, salah satu upaya dalam menurunkan angka stunting, orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menjelaskan, pemenuhan terhadap gizi tidak hanya ketika calon bayi didalam kandungan saja, akan tetapi bayi setelah lahir hingga balita orang tua juga wajib memenuhi gizinya.

“Karena stunting ini adalah menjadi masalah dinegara kita, karena balita stunting maka kecerdasanya 20 persen dibawah rata-rata,” bebernya.

Selain itu, untuk mendapatkan pertumbuhan balita yang maksimal dan memenuhi gizi terhadap balita, Bupati Ikfina menjelaskan, agar para orang tua dapat memberikan makanan zat pembangun seperti telur, ayam, ikan, daging, dan susu.

READ  Di Keluhkan Para Pedagang Gorengan Harga Minyak Naik

“Untuk menekan stunting, anak-anak harus cukup gizi agar sehat dan tidak sakit berulang. Sebisa mungkin anak usia dibawah 2 tahun harus diusahakan ASI. Waktu terbaik memaksimalkan pertumbuhan otak anak itu dimulai dari bayi sampai dengan 5 tahun. Ini semua dapat diwujudkan apabila anak cukup gizi,” jelasnya.

Bupati Ikfina juga berpesan, agar para orang tua juga memperhatikan tumbuh kembang anak, agar kedepannya para balita menjadi generasi penerus yang pintar dan berkarakter.

“Anak tidak hanya butuh gizi tetapi kita juga perlu membetuk karakternya, menjadikannya pintar dan cerdas. Ayo bersama-sama kita rawat anak-anak kita dengan penuh kasih sayang agar membentuk karakter yang baik,” tungkasnya

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Menghubungkan Wilayah dengan Nyaman, Transjatim Koridor II Mulai Beroperasi

Ekonomi

BRI Dorong UMKM Mojokerto Jadi Agen BRILink, Buka Peluang Usaha Baru

Ekonomi

Prioritas Pedagang Legendaris di Skywalk Mojopahit Kota Mojokerto Ditentang Anggota Dewan

Ekonomi

Dari Hotel ke Kedai Kopi: Kisah Inspiratif Pasangan yang Sukses Bangun Brand kopikukini!

Ekonomi

Kinerja Dinilai Memuaskan, Ning Ita Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Perekononomian

Ekonomi

Upacara Penutupan TMMD Imbangan Ke 105 Berlangsung Meriah

Ekonomi

BULOG Mojokerto Distribusikan 4.200 Liter MinyaKita ke Pasar Tanjung, Jaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga

Ekonomi

RAT Koperasi TC Invest Sukses, Aset Tembus Rp475,4 Miliar
?>