Home / Pemerintah

Rabu, 24 Juli 2024 - 04:31 WIB

Pemkab Sidoarjo Sukseskan Program Tiga Desa Cantik Bersama BPS Sidoarjo

Sidoarjo .Indexberita.com Tiga desa di Kecamatan Wonoayu dan Tulangan terpilih menjadi Desa Cantik. Bukan semata-mata karena keindahan alam atau kebersihan lingkunganya. Tiga desa itu dipilih menjadi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) karena kekayaan informasinya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo mendampingi tiga desa secara masif. Masing-masing adalah Desa Simoangin-angin dan Desa Simo Ketawang, di Kecamatan Wonoayu. Satu desa lagi ialah Desa Grogol, Kecamatan Tulangan. Tiga desa tersebut menjadi desa lokas fokus (lokus) untuk pembentukan Desa Cantik.

READ  DPRD Mojokerto Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Infrastruktur Vital di APBD 2026

Sekretaris Daerah Kab. Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati SKM MKes menyambut baik Program Desa Cantik. Sekda Fenny Apridawati mengapresiasi kepada BPS Sidoarjo atas pendampingan yang diberikan untuk tiga desa itu.

”Saya berharap program ini dapat meningkatkan kualitas data statistik di desa-desa di Kabupaten Sidoarjo,” kata Fenny Apridawati saat Sosialisasi dan Pencanangan Desa Cantik Tahun 2024 di Ruang Rapat Delta Wicaksana pada Selasa (23/7).

READ  Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra Tekankan Lima Isu Strategis dalam Musrenbang RKPD 2026

Fenny Apridawati meminta pemerintah desa-desa lokus untuk memanfaatkan pendampingan dari BPS Sidoarjo dengan sebaik-baiknya. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dan meningkatkan kapasitas desa dalam pengelolaan data statistik.

Kepala BPS Sidoarjo Mohamad Ismail S.Si, M.Ec.Dev menjelaskan, data statistik merupakan aset penting bagi desa dalam perencanaan pembangunan. Dengan mengelola dan memanfaatkan data statistik secara baik, desa dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis data.

“Melalui Program Desa Cantik ini, kami ingin membantu desa untuk menjadi desa yang cerdas dan mandiri dalam pengelolaan data statistik,” terang Ismail.

READ  Lapas Mojokerto Bagikan Daging Kurban kepada Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat Sekitar pada Idul Adha 1446 H

Pendampingan BPS Sidoarjo kepada desa lokus meliputi pelatihan, bimbingan teknis, dan fasilitasi akses data statistik. Selain itu, BPS Provinsi Jawa Timur juga sudah menyiapkan aplikasi Singasari yang dapat digunakan oleh desa untuk menghimpun data statistik.

”Kami akan mendampingi tiga desa lokus dan memfasilitasi penggunaan aplikasi Singasari. Kami berharap di Kabupaten Sidoarjo semua desa menjadi Desa Cantik,” ungkap Ismail. (IB)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto: Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Soal 3 Raperda

Pemerintah

Pasca Tewasnya Teknisi Asal China, Pemkab Mojokerto Soroti Pengawasan TKA dan Sistem K3 Perusahaan

Pemerintah

Sehati, Komitmen Bupati dalam Peningkatan Kesehatan Anak di Mojokerto

Pemerintah

Meriahnya Peringatan Nuzulul Quran: Tausiah, Salawat, dan Unjuk Bakat Bersama Anwar Zahid – Apresiasi dari Mas Pj dan Anwar Zahid”

Pemerintah

Pj. Wali Kota Mojokerto Sambut Kedatangan Tim Verlap Lomba Kampung KB Tingkat Nasional*

Pemerintah

Masyarakat Mojokerto Diajak Aktif Cegah Korupsi, Pj. Wali Kota Dorong Jadi Penyuluh KPK

Pemerintah

Gempur Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gelar Sosialisasi dan Senam Bersama

Pemerintah

Dprd kota mojokerto bahas tiga raperda baru, selvia elya rosita dorong kepastian hukum bagi masyarakat
?>