Home / Pemerintah

Jumat, 25 Juli 2025 - 13:55 WIB

Operasi Gabungan Tanpa Temuan, Mojokerto Fokus pada Pencegahan dan Edukasi

MOJOKERTO KOTA, IndexBerita.com – Pemerintah Kota Mojokerto terus menggencarkan langkah edukatif dalam memerangi peredaran rokok ilegal. Melalui operasi gabungan lintas instansi yang dilakukan Kamis (25/7/2025), puluhan toko kelontong disambangi tidak hanya untuk pemeriksaan, tetapi juga sebagai sarana penyuluhan langsung kepada pelaku usaha.

Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Satpol PP, TNI-Polri, Kejaksaan, Linmas, hingga perwakilan Bea Cukai. Total 15 toko di tiga kecamatan menjadi sasaran kegiatan, yang sekaligus dimanfaatkan untuk menanamkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan cukai.

READ  Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota Ungkap 22 Kasus, 5.359 Jiwa Diselamatkan dari Jeratan Narkoba

Plt. Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Abdul Rachman Tuwo, menyebut operasi ini lebih dari sekadar pengawasan.

“Ini bukan hanya soal penindakan, tapi juga memberi pemahaman kepada para pedagang soal risiko hukum dan dampak ekonomi dari rokok ilegal,” ungkapnya.

Menurut Tuwo, pendekatan edukatif penting agar para pelaku usaha bisa menjadi garda depan dalam pencegahan peredaran produk tanpa cukai.

READ  Lapas Mojokerto Hadirkan Pelatihan Menari bagi Warga Binaan Perempuan

“Para pedagang harus tahu membedakan produk legal dan ilegal. Kita ingin mereka proaktif menolak jika ada tawaran rokok tanpa pita cukai,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari sosialisasi, petugas juga membagikan dan menempelkan stiker imbauan di toko-toko. Stiker itu berisi nomor pengaduan dan ajakan kepada masyarakat agar segera melapor jika menemukan aktivitas jual beli rokok ilegal.

Pemeriksa Bea Cukai dari Kantor Bea Cukai Sidoarjo, Nety Ikwandini, menilai pendekatan langsung seperti ini efektif dalam membangun kesadaran kolektif.

READ  Paripurna HUT ke-733, DPRD dan Pemkab Mojokerto Perkuat Semangat Bangun Daerah

“Kami melihat kesadaran masyarakat Mojokerto cukup tinggi. Ini adalah modal kuat untuk mencegah peredaran rokok ilegal dari akar,” ujar Nety.

Ia menegaskan bahwa pelibatan masyarakat adalah kunci dari pengawasan cukai yang berkelanjutan.

“Kami berharap warga, terutama pelaku usaha, terus menjaga integritas dan mendukung terciptanya lingkungan usaha yang sehat,” pungkasnya.(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Batik Kota Mojokerto Eksis di Kancah Nasional, Tampil di Indonesia Fashion Week (IFW) 2024*

Pemerintah

Median Jalan Depan SPN Polda Jatim Dibongkar

Pemerintah

Fun Football Bupati Sidoarjo dan Dandim 0816 Sidoarjo Kompak Lawan Kades se Kecamatan Sukodono

Pemerintah

Pj Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Inovasi dalam Peningkatan Kinerja Pelayanan Publik

Pemerintah

Wabup Mojokerto Turun Langsung, Jalur Penyelamat Gotekan Pacet

Pemerintah

PASTIKAN PROGRAM PEMBINAAN MERATA ,PEMBINAAN ROHANI WBP NASRANI LAPAS MOJOKERTO DILAKUKAN SECARA VIRTUAL

Pemerintah

Peningkatan PAD di LPPA 2023 Mojokerto: Dewan Ingatkan Pemkot Perhatikan Kemampuan Objek Wajib Pajak dan Retribusi”

Pemerintah

Wali Kota Mojokerto Buka Bimtek Aplikasi SRIKANDI untuk Efisiensi Kearsipan Pemerintah Kota Mojokerto
?>