Home / Kriminal

Senin, 13 Mei 2019 - 09:26 WIB

Pembobol Brangkas SMKN 1 Pungging Di Ringkus

Mojokerto, SorotIndoMedia.com   Polisi akhirnya meringkus komplotan pembobol brankas SMKN 1 Pungging, Kabupaten Mojokerto. Mereka tergolong spesialis karena hanya butuh 10 menit untuk menjebol sebuah brankas.

Komplotan ini berjumlah 5 orang. Mereka adalah Purwanto (33), warga Desa/Kecamatan Karangjati, Ngawi, Irvan Rolobessy (28), warga Desa Pamogan, Denpasar Selatan, Denpasar, Ali Maruapey (37), warga asal Salahutu, Maluku Tengah, Erik Faisal (21), warga Desa Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, serta Dahlan Tuharea yang kini buron.

READ  Identitas Mayat dibawah Jembatan Ngrame Pungging Mojokerto Ternyata Orang Nganjuk

“Komplotan ini kami tangkap di kawasan wisata Telaga Sarangan, Magetan pada Jumat 3 Mei 2019,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno saat jumpa pers di kantornya, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Senin (13/5/2019).

Dia menjelaskan, komplotan ini diringkus berkat rekaman CCTV yang didapat dari SMKN 1 Pungging. Penyidik berhasil mengidentifikasi wajah salah seorang pelaku dari rekaman CCTV tersebut.

“Lalu kami koordinasi dengan polres lain baik di wilayah Polda Jatim maupun polda lain. Komplotan ini beraksi antar provinsi, spesialis bongkar brankas, baik di rumah maupun sekolahan,” terangnya.

READ  Pelaku Remas Payu Dara Di Ringkus Polisi

Setyo memastikan, komplotan pembobol brankas ini beraksi tanpa keterlibatan pegawai SMKN 1 Pungging. Pelaku sempat melakukan survei ke sekolah negeri tersebut dua hari sebelum menjalankan aksinya. Dalam aksinya, mereka berhasil menjarah uang dari dalam brankas senilai Rp 500 juta.

“Uang hasil kejahatan sudah dibelanjakan, sepatu, tas, baju dan sebagainya,” ujarnya.

Karena melawan saat ditangkap, keempat pelaku ditembak kakinya oleh polisi. Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Hukuman penjara maksimal 9 tahun sudah menanti mereka.

READ  Preman Pasar Tanjung Tak Berkutik Saat Di Tangkap Polisi Polresta Mojokerto

Salah seorang pelaku, Ali Maruapey mengaku hanya butuh waktu 10 menit untuk menjebol sebuah brankas. Dia dibantu seorang temannya, mencongkel paksa pintu brankas yang terkunci hanya dengan linggis.

“Hanya 10 menit, saya belajar dari youtube,” tegasnya.

Uang hasil pencurian Rp 500 juta, kata Ali, tak semuanya dibagi rata. Setiap pelaku mendapatkan Rp 70 juta. “Sisanya untuk senang-senang bersama,” tandasnya. [syim]

Share :

Baca Juga

Kriminal

Motif Harta dan Hubungan Gelap: Kisah Kelam Pembunuhan di Hutan Mojokerto

Kriminal

Polsek Sooko Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pemuda dengan Barang Bukti Sabu

Kriminal

3 Pelaku Pembacokan Gunakan Samurai ,di Trowulan di Ringkus Polisi.

Kriminal

Polres Mojokerto Kota Berhasil Amankan Dua Pelaku Pencabulan terhadap Remaja Perempuan

Kriminal

Polresta Mojokerto Bekuk Jaringan Pencuri Motor Lintas Daerah, Satu Pelaku Dua Kaki Tembus Timah Panas

Kriminal

Korupsi 474 Juta, Mantan Kadis Pertanian Dijebloskan Ke Penjara

Kriminal

Kasus Persetubuhan di Mojokerto: Pria 34 Tahun Ditangkap, Janjikan Hadiah HP Baru

Kriminal

13 Tersangka Diamankan dalam Operasi Pekat Semeru II 2025, Polres Mojokerto Tegas Berantas Kriminalitas
?>