Home / Hukum

Sabtu, 30 Januari 2021 - 14:58 WIB

Usai PPKM, Kapolresta Mojokerto Pimpin Operasi Yustisi

Foto.Usai PPKM, Kapolresta Mojokerto Pimpin Operasi Yustisi

Foto.Usai PPKM, Kapolresta Mojokerto Pimpin Operasi Yustisi

Foto.Usai PPKM, Kapolresta Mojokerto Pimpin Operasi Yustisi

Mojokerto .Indexberita.com  Berakhirnya masa PPKM di Kota Mojokerto tidak mengendorkan semangat Jajaran Polresta Mojokerto bersama Kodim 0815 dan Sat Pol PP untuk tetap melakukan penindakan Pelanggaran Protokol Kesehatan.

Malam minggu di akhir Bulan Pebruari 2021, Kapolresta Mojokerto memimpin Operasi Yustisi yang diawali dengan Apel, menyampaikan terimakasih atas kinerja rekan selama pelaksanaan operasi yustisi, sehingga masa PPKM bisa maksimal dalam pelaksanaanya.

“Berdasarkan dari hasil rakord Forkopimda untuk Kota Mojokerto tidak melanjutkan masa PPKM yang berakhir tanggal 28 Januari Kemarin, Perbandingan terbalik dengan Pelaksanaan yustisi masih tinggi, dengan hasil menjaring 883 tidak bermasker dan juga sebanyak 190 pelanggar terhadap tempat usaha,” urai AKBP Deddy Supriadi.

READ  Waka Polres Mojokerto Ungkap Kasus Pembuangan Bayi Di Akhir Tahun 2020

“Walaupun demikian ya mungkin kalau berdasarkan pakar itu, mungkin hanya bersifat teoritis juga sebanding dengan atau berbanding lurus dengan faktanya bisa saja penindakannya itu Tinggi karena kita memang kualitas kegiatannya juga banyak yang biasa satu hari dua kali ini tiga kali”, Sambung Kapolresta Mojokerto.

“Tidak ada masalah Yang jelas hasil dari PPKM tersebut menunjukkan angka pertumbuhan Terpaparnya covid19 menurun kemudian jumlah yang meninggal dunia juga menurun,” Kata AKBP Deddy Supriadi.

Pelaksanaan yustisi tetap dilakukan tiga kali sehari pagi/Siang, sore dan malam demi mencegah penyebaran virus Corona.

READ  Pejabat Bulog Korupsi ,Di Gelandang Ke Lapas

“Semoga kegiatan Yustisi ini dan seterusnya kita lakukan dalam kerjasama khususnya pelaksanaannya karena tidak ada lain cara kita dalam rangka mencegah covid-19 ini dengan pelaksanaan operasi,”

Saya membaca berita nasional dari Menteri Kesehatan menyampaikan direncanakan aparat TNI dan POLRI akan dilaksanakan vaksinasi pada awal Maret jadi saat ini ini yang menjadi sasaran vaksin adalah petugas tenaga kesehatan di Kota Mojokerto yang sudah bergulir sejak tanggal 27 Februari dan diperkirakan hingga bulan ini nantinya selesai

“Nah setelah itu giliran daripada tugas aparat TNI Polri akan melaksanakan kegiatan Vaksinasi itu yang disampaikan Menteri Kesehatan, kita doakan bersama bisa terealisasi pada waktunya Karena bagaimanapun itu bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang dari covid-19

READ  Kapolres mojokerto Siapkan Kampung Tangguh Dengan Protokol New Normal

Vaksinasi sesuai dengan prosesnya yaitu 2 kali maka 2 minggu berikutnya akan memunculkan imun tubuh atau kekebalan tubuh yang bisa menangkal virus itu sendiri dan ketika seseorang mungkin nanti terpapar yang sudah dikasih vaksinasi, harapannya tidak bergejala misalnya ada demam itu cukup menjadi OTG

“Sekali lagi saya sampaikan terimakasih juga atas pengamanan vaksin sangat baik yang dilakukan bersama pengawalnya dari unsur Kodim, Polresta dan Satpol PP, ” Ucap Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi saat pimpin apel gabungan.(Syim)

Share :

Baca Juga

Hukum

Percepatan Vaksinasi Booster Jelang Ramadhan, Polresta Mojokerto Kolaborasi Dengan Puskesmas

Hukum

Satlantas Polresta Mojokerto merazia 111 Pemotor

Hukum

Kapolres Mojokerto Kota Apel Konsolidasi Ucapkan Terima Kasih
127 PelanggatTerjaring Operasi Patuh Semeru PPST Trowulwn

Hukum

127 Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Semeru Di PPST Trowulan

Hukum

Penegakan Disiplin Polres Mojokerto Kota Melaksanakan Giat Operasi Yustisi

Hukum

Patroli Skala Besar Dan Rapid Test On The Spot Polres Mojokerto

Hukum

Hari Imlek, Satlantas Polresta Mojokerto Baksos di Klenteng sekaligus edukasi Prokes

Hukum

Aliansi Umat Islam Mojokerto (AUIM) Silahturahmi dan Audiensi Dengan Kapolres Mojokerto Kota
?>