Home / KEPULAUAN BURU

Senin, 25 September 2023 - 20:24 WIB

Bela Penambang Rakyat, PMII Angkat Suara : Penegak Hukum Pulau Buru Jangan Bikin Ulah Saat Tak Beri Solusi

Mahasiswa  islam Indonesia Gelar Aksi Bela Rakyat Depan Polres Kabupaten Buru

Mahasiswa islam Indonesia Gelar Aksi Bela Rakyat Depan Polres Kabupaten Buru

NAMLEA,INDEXBERITA.COM—-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Buru menggelar aksi bela rakyat di depan Polres Kabupaten Buru, Senin 25/9/23 pukul 09.00 – 14.15 WIT.

 

Gerakan aksi yang di lakukan dua OKP Nasional itu, guna untuk kelancaran lajunya roda perekonomian daerah di Kabupaten Buru bidang pertambangan.

 

Dalam aksi demonstrasi tersebut perwakilan dari PMII dan HMI mendesak pihak kepolisian yakni Polres Buru agar tidak mengambil langkah sepihak dengan mengatasnamakan legalitas sehingga harus melakukan penyisiran yang akan berdampak sangat signifikan terhadap mata pencaharian masyarakat Pulau Buru.

 

Sebab tambang emas Gunung Botak merupakan kepentingan sebagian besar masyarakat di tengah tengah gejolak ekonomi daerah saat ini.

READ  Pemasangan Palang Alfamidi Bandar Angin Bentuk Premanisme

 

Sementara itu Ketua PMII Abdul Nurlatu dalam orasinya meminta pihak penegakan hukum agar menahan diri demi kepentingan orang banyak, begitu sulitnya perekonomian masyarakat di daerah ini sehingga mereka rela bekerja ditambang Gunung Botak untuk menafkahi keluarga mereka.

 

Menurutnya, penyesiran bukanlah solusi yang tepat tetapi akan membawa dampak buruk yang signifikan, terjadinya penurunan perekonomian pada kalangan masyarakat bawah, menambah angka pengangguran dan kemiskinan karena dampak hilangnya sumber pendapatan masyarakat.

 

“Bahkan terjadi perampokan dan pembunuhan di mana-mana oleh sebab itu PMII dan HMI secara kelembagaan menolak penyesiran ditambang emas Gunung Botak demi kepentingan kemaslahatan orang banyak”, tuturnya dalam orasinya.

READ  Anak Kelas 5 SD Tenggelam di Sungai Avour Watudakon, Mojokerto

 

Para demonstran meminta agar aparat tidak memberikan informasi terkait penyisiran agar para penambang tidak gundah dengan sumber penghidupan mereka di Pulau Buru sebelum ada solusi yang diberikan sebagai pengganti sumber nafkah mereka.

 

Dalam Undang Undang 1945 Pasal 33 ayat (3) dan Pasal 34 ayat (1) sangat jelas, bumi,air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya di kuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat.

 

“Dari UU itu juga negara berkewajiban untuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar dan kita ketahui bersama area tambang Gunung Botak adalah solusi karena di Kabupaten Buru dengan pertumbuhan masyarakat yang begitu meningkat sedangkan minim nya lapangan kerja,” jelas Nurlatu

READ  Tolak Mutasi Bhabinkamtibmas Dari Wowonda, Warga Siap Unjuk Rasa

 

Selain itu, Nurlatu juga meminta Gubernur Maluku, Kapolda dan Pangdam XVI/Pattimura Ambon untuk menghentikan seluruh aktifitas sweping atau penyisiran yang di lakukan oleh Polres Buru setiap saat yang mengganggu stabilitas kenyamanan masyarakat dan para sopir angkut

 

“Kami berharap para pemerintah petinggi Maluku untuk memikirkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi sehingga masyarakat tidak begitu sulit dalam pembiayaan pendidikan anak anak mereka, biarkanlah masyarakat bekerja sambil menunggu percepatan izin pertambangan rakyat (IPR) yang lagi di godok pemerintah baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi”, pungkasnya.

 

 

 

Red : K.Facey

Share :

Baca Juga

KEPULAUAN BURU

Tolak Mutasi Bhabinkamtibmas Dari Wowonda, Warga Siap Unjuk Rasa

KEPULAUAN BURU

HMI Namlea Resmi Melaporkan Yahanis Nurlatu Di Polres Buru

KEPULAUAN BURU

Ketua DPRD Buru, Nasib Bangsa Tergantung Peran Pemuda

KEPULAUAN BURU

Ketua Umum PMII Buru Klarifikasi Dan Minta Maaf Atas Kekeliruan Aksi

KEPULAUAN BURU

PJ Bupati Lepas Tangan Soal PT Inagro Alias Lempar Tanggung Jawab

KEPULAUAN BURU

Dianggap Tidak Layak Gedung SDN 1 Saumlaki, Wali Murid Minta Relokasi

KEPULAUAN BURU

Bersama PPP Dokter Siap Gulingkan Lawannya Di Pilkada Buru

ASTON HOTEL

Kecelakaan Maut di Bypass Lengkong Trowulan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tronton
?>